Konfirmasi Pembayaran | Testimonial | Review | Video | Cara Berbelanja | Tips & Trik | Facebook | Instagram | F.A.Q

Home » Review Jam Tangan Casio » G-Shock » Review Casio AWG-M100SRB-4A, jam mungil dengan fitur besar

Review Casio AWG-M100SRB-4A, jam mungil dengan fitur besar



CHOOSE LANGUAGE



Subscribe to our channel to access more than 1000 videos and get a chance to win free gift from us

Sudah menjadi tradisi bagi Casio untuk selalu memberikan sentuhan baru pada seri-seri jam tangan G-shock ikonik mereka, walaupun hanya sebatas memainkan warna baru untuk model lama mereka. Kali ini untuk varian terbaru mereka yaitu G-shock AWG-M100SRB-4A selain mendapatkan sentuhan dengan warna baru, juga disertai dengan penggunaan resin semi transapan pada bagian case-nya. Seri RB ini sendiri merupakan koleksi baru dengan warna yang sesuai inisial dari jam tersebut yaitu RED BLACK. Beberapa seri lain yang mengusung kode RB ini seperti GA-110RB-1A, GW-M5610RB-4, GAS-100RB-1A dan kemungkinan beberapa model lain.

Untuk seri AWG-M100RB-4A ini sendiri mengusung warna merah jelly pada bagian casing dan warna hitam glossy pada bagian resin band.
  


Seri AWG-M100 adalah seri yang dikembangkan untuk menggantikan seri AWG-100 yang sama-sama memiliki fitur atomic timekeeping ( multiband ). Namun seri AWG-100 sendiri hanya mampu beroperasi pada 5 frekwensi ( dari total 6 frekwensi ). 1 frekwensi yang belum bisa ditangkap oleh seri AWG-100 adalah frekwensi dari China. Dan sebagai pengembangan yang mampu menangkap ke 6 frekwensi tersebut ( multiband 6 ), hadirlah seri AWG-M100-1A beberapa tahun silam. Sedangan seri terbaru AWG-M100RB-4A ini diperkenalkan dengan “sebatas” warna baru ( special color ) tentunya dengan fitur yang sama.

Bagi Anda yang belum mengetahui fungsi dari atomic timekeeping ( multiband 6 ) atau disebut juga wave ceptor adalah sebuah fungsi dari jam tangan casio yang mampu menerima “signal waktu”dari 6 stasiun transmisi  ( 6 kota ) dari beberapa negara, signal waktu ini sendiri sangat akurat dan presisi sehingga fungsi wave ceptor ini akan memastikan jam tangan Anda akan selalu berada pada tingkat keakuratan tinggi. Dengan fungsi wave ceptor ini Anda tidak perlu melakukan penyesuaian waktu secara manual, time signal akan secara rutin melakukan penyesuaian ke jam tangan kita setiap hari ( biasanya pada tengah malam ). Perlu diingat bahwa di Indonesia sendiri tidak mendukung fungsi wave ceptor ini, beberapa negara yang termasuk pada multiband 6 ini seperti China, Japan ( 2 stasiun transmisi ), German, Amerika, Inggris.

Jika Anda belum pernah memiliki jam G-Shock dengan bahan glossy seperti seri AWG-M100RB-4A ini mungkin perlu mempertimbangkan jam ini sebagai jam harian, hal ini dikarenakan bagian resin band dengan bahan glossy ini cukup gampang tergores dan biasanya goresan tersebut terlihat cukup jelas. Namun beda cerita jika Anda tidak mempermasalahkan goresan tersebut, karena memang hampir mustahil mempertahankan “kemulusan” jam ini meskipun hanya dipakai sebagai jam koleksi ( bukan jam harian ).

Bagian tombol hadir dengan tema klasik dengan 4 tombol kecil berbahan stainless steel. Ke-4 tombol ini memang merupakan  ciri khas dari beberapa model klasik G-Shock selama ini seperti seri dw-5600 dan dw-6900.
Walaupun cukup banyak keluhan dari para pecinta G-shock karena tombol ini cukup kecil dan licin saat hendak diakses, namun Casio tetap mempertahankan desain tombol ini. Mungkin hal ini berkaitan dengan desain module dan bezel yang harus berubah saat harus merombak tombol-tombol tersebut. Namun jangan khawatir, seiring waktu ( 2 – 3 minggu ) penggunaan tombol kecil ini akan semakin gampang.


Bagian resin band dengan warna hitam glossy memang terlihat sangat serasi dengan casing semi transparan berwarna merah. Sedikit melenceng dibagian looper yang berbahan resin justru diberikan finishing berbahan doff.

Dibagian berbahan glossy inilah Anda harus lebih berhati-hati dalam pemakaian jam tangan ini. Karena dengan sedikit goresan akan segera meninggalkan jejak yang permanen dibagian tersebut.

Walaupun G-shock rata-rata telah dibekali dengan kemampuan water resistant hingga dengan 200 M ( 20 bar ), namun sering sekali kejadian “kemasukan air” terjadi karena kecorobohan dari pengguna. Kecorobohan yang kami maksud adalah tidak menjaga kebersihian dari jam tersebut. Kasus yang paling sering adalah kotoran yang menempel dan menumpuk pada bagian sisi kaca dan bezel. Jika Anda menyadari cukup terlambat, maka besar kemungkinan bisa terjadi kebocoran dari sisi tersebut akibat dari kotoran yang mendorong celah dibagian pertemuan kaca dan bezel. Efek yang pertama Anda temukan adalah mulai timbulnya gejala embun pada bagian kaca jam Anda, jika masih dalam tahap awal mungkin embun tersebut cukup cepat hilang. Pada saat ini langkah Anda untuk membersihkan kotoran dikaca bisa dipastikan sudah terlambat, karena kotoran dicelah kaca dan bezel tersebut hanya dapat dibersihkan dengan cara membongkarnya. Jadi pastikan setiap 3-4 minggu untuk menyediakan waktu membersihkan debu-debu atau kotoran lain yang ada pada keseluruhan jam Anda.

Karena pada dasarnya seri ini merupakan “replika” dari seri sebelumnya, maka beberapa hal yang masih ketinggalan jaman seperti bagian penerangan ( light ) masih mengadopsi teknologi pada saat itu. Dengan hanya mengandalkan 1 lampu kuning tentu saja tidak dapat menerangi semua bagian dari jam ini  terutama bagian LCD display yang terlihat gelap total.

Penampilan klasik dari G-shock AWG-M100SRB-4A ini terlihat cukup elegan berkat warna merah dan hitam glossy yang diusungnya, begitu juga dengan dimensi yang tidak terlalu besar memberikan kenyamanan bagi Anda yang ingin memakainya seharian.

Spesifikasi Tehknik

  • Case / bezel material: Resin / Aluminum
  • Resin Band
  • Neobrite
  • Shock Resistant
  • Mineral Glass
  • 200-meter water resistance
  • LED light
    Full auto LED light, selectable illumination duration, afterglow
  • Tough Solar (Solar powered)
  • Time calibration signal reception
    Auto receive up to six* times a day (remaining auto receives canceled as soon as one is successful)
    *5 times a day for the Chinese calibration signal
    Manual receive
    The latest signal reception results
  • Time Calibration Signals
    Station name: DCF77 (Mainflingen, Germany)
    Frequency: 77.5 kHz
    Station name: MSF (Anthorn, England)
    Frequency: 60.0 kHz
    Station name: WWVB (Fort Collins, United States)
    Frequency: 60.0 kHz
    Station name: JJY (Fukushima, Fukuoka/Saga, Japan)
    Frequency: 40.0 kHz (Fukushima) / 60.0 kHz (Fukuoka/Saga)
    Station name: BPC (Shangqiu City, Henan Province, China)
    Frequency: 68.5 kHz
  • World time
    31 time zones (48 cities + coordinated universal time), daylight saving on/off, Home city/World time city swapping
  • 1/100-second stopwatch
    Measuring capacity: 59’59.99”
    Measuring modes: Elapsed time, split time, 1st-2nd place times
  • Countdown timer
    Measuring unit: 1 second
    Countdown range: 100 minutes
    Countdown start time setting range: 1 second to 100 minutes (1-second increments, 1-minute increments)
  • 5 daily alarms
  • Alarm countdown
  • Hourly time signal
  • Hand shift feature (Hands move out of the way to provide an unobstructed view of digital display contents.)
  • Battery level indicator
  • Power Saving (display goes blank to save power when the watch is left in the dark)
  • Full auto-calendar (to year 2099)
  • 12/24-hour format
  • Button operation tone on/off
  • Regular timekeeping
    Analog: 2 hands (hour, minute (hand moves every 20 seconds))
    Digital: Hour, minute, second, pm, month, date, day
  • Accuracy: ±15 seconds per month (with no signal calibration)
  • Approx. battery operating time:
    6 months on rechargeable battery (operation period with normal use without exposure to light after charge)
    18 months on rechargeable battery (operation period when stored in total darkness with the power save function on after full charge)

    SIZE OF CASE / TOTAL WEIGHT

    • Size of case : 52×46.4×14.9mm
    • Total weight : 56g

Comments are closed.

WhatsApp Click to WhatsApp